Ekonomi & Bisnis

Informasi Ekonomi dan Bisnis terbaru

Hukum

Informasi Hukum dan Kriminal di sepanjang hari

Metropolitan

Informasi terkini kondisi kota metropolitan dan sekitarnya

Nusantara

Informasi peristiwa yang terjadi di seluruh nusantara

Selebiz

Informasi seputar selebriti dan showbizz terhangat

Utama » Sosial Politik

Komisi I DPR Bentuk Panja Papua

Artikel dikirim oleh tomson sinaga pada 16 Juni 2012 – 11.01Belum Ada Komentar
Dibaca :269

Jakarta, Media Sinar Timur.Com

Semua fraksi di Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat sepakat membentuk panitia kerja atau panja untuk mengatasi masalah berkepanjangan di Papua. Komisi I akan membahas lebih detail pembentukan panja itu pekan depan.

Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq mengatakan, keputusan pembentukan panja diambil setelah pihaknya melakukan kunjungan kerja ke Papua beberapa waktu lalu. Dari kunjungan itu, Komisi I DPR menyimpulkan bahwa pemerintah belum mempunyai satu konsep yang komprehensif dalam menyelesaikan masalah Papua.

“Sehingga kami sangat khawatir segala solusi dan program yang dilakukan selama ini bersifat sektoral dan tidak akan tuntas menyelesaikan masalah di Papua. Panja itu akan mendorong pemerintah sesegera mungkin membuat suatu kebijakan, desain, solusi Papua secara komprehensif dengan cara-cara damai,” kata Mahfudz dalam sebuah acara diskusi di Jakarta, Sabtu (16/6/2012).

Mahfudz menambahkan, sebenarnya pemerintah sudah mengetahui seluruh permasalahan dan solusi mengatasinya. Berbagai diskusi dan penerbitan buku tentang Papua telah dilakukan oleh banyak pihak. “Yang dibutuhkan, negara ini akan menyelesaikan problem Papua yang berkepanjangan ini kapan? Itu pertanyaan besar. Apakah menyelesaikan sebelum berakhirnya pemerintahan tahun 2014 atau disimpan untuk pemerintah selanjutnya?” kata politisi PKS itu.

Brigadir Jenderal TNI Sumardi selaku Asisten Deputi I Koordinasi Otonomi Khusus Kementerian Politik Hukum dan Keamanan mengatakan, pemerintah pusat seharusnya tak perlu lagi ikut campur di Papua. Hal ini dikarenakan kekuasaan sepenuhnya di tangan para kepala daerah berdasarkan otonomi daerah. Namun, masalah dapat terjadi karena tidak keefektifan jalannya pemerintahan daerah.

“Sekarang ini ada raja-raja kecil. Mereka enggak siap jadi kepala pemerintahan. Itu masalahnya. Gimana bisa membangun kalau kepala daerahnya di Jakarta mulu? Saya kemarin di Puncak Jaya, itu bupati kosong, DPR Papua kosong. Lantas begitu?” kata Sumardi.(tom/kmp)

 

Berita terkait :

  1. IAW Nilai Panja DPR Tak Punya Standarisasi Dibaca :258Jakarta, Media Sinar Timur.Com Indonesian Audit Watch (IAW) menilai kinerja Panitia Kerja (Panja) DPR tak punya standarisasi dan tidak...
  2. Pelaku Penembakan di Papua Terus Diburu Dibaca :362Papua, Media Sinar timur.Com Sehari pascainsiden penembakan yang menewaskan seorang TNI dan tiga warga di Kampung Nafri, Abepura, Kota...
  3. Kekayaan Papua Harus Menjadi Kekayaan Masyarakatnya Juga, Maka Permasalahan Lebih Baik Dibaca :275Jakarta, Media Sinar Timur.Com Akar Permasalahan Papua adalah soal ketidakadilan dan kesejahteraan. Mereka menganggap permasalahan yang dari dulu diinginkan...
  4. Nasir ke Komisi XI, Angie Duduki Komisi III DPR Dibaca :254Jakarta, Media Sinar Timur.Com FPD DPR ternyata memindahkan M Nasir ke Komisi XI DPR. Ada yang lebih mengejutkan! Angelina...

Tinggalkan komentar!

Tuliskan komentar Anda atau berikan trackback dari website Anda. Anda juga dapat berlangganan komentar artikel ini melalui RSS.

Tetap pada topic. Jangan lakukan spamming.